Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Rangkuman Rasa 2022

      Menghitung angka yang bertambah dari tahun ke tahun selalu memberi banyak kesan untukku. Kesan utama yang mendominasi adalah harapan. Aku ingin, sekalipun sepanjang tahun ini banyak berpikir tentang mengapa aku melakukan ini dan bukan itu, atau mengapa hal ini terjadi padaku dan bukan itu, tidak ada penyesalan karena yang terjadi telah terjadi, dan yang aku miliki adalah hari ini dan esok hari.     Aku belajar untuk berpasrah kepada Tuhan, bahwa kehidupan ini berada diatas jalur yang telah dibentuk dan tertulis oleh Tuhan, merasa cukup dan bersyukur, mengingat bahwa bahagia ada di dalam masing-masing diri manusia, menghargai setiap emosi yang terbentuk dan mengenalinya satu per satu, kemudian menutup telinga dan membuka hati untuk menerima sebuah kekecewaan.     Membuka diri adalah hal baik yang dapat menciptakan hubungan antarmanusia, namun sepertinya aku terlalu terbuai dan membuka terlalu banyak pintu dalam diriku untuk terlalu banyak orang di...

Sedih Berkata "Mengapa Kau Hanya Memikirkan Bahagia?"

      Sejak Bulan November hingga hari ini, sangat banyak hal tidak terduga terjadi. Banyak persoalan ini dan itu tiba-tiba hadir. Sampai sekarang aku masih merasa kebingungan, namun waktu terus berlalu dan hari terus berganti. Tidak ada cara lain selain terus berjalan maju, bekas langkahku sudah melebur kembali kepada bumi.     Kalau ditanya apa yang membuatku bertahan, jujur saja aku tidak menjadikan menyerah menjadi sebuah pilihan.     Banyak hal baik yang masuk dalam rencana sebulan penuh di Bulan November kemarin, bukan lupa, namun aku tidak mengantisipasi hal-hal yang kurang baik dalam hidupku. Dimulai dengan energi positif menyambut bulan baru dengan bahagia dan optimis, dilanjutkan dengan ribuan hela nafas menahan beban ini dan itu, kemudian tertawa lagi, menangis sebentar, dan tersenyum lagi.       Kebahagiaan dan kesedihan adalah saudara kembar.      "true beauty is a true sadness" - Yun by RM     ...