2023 sejauh ini
Tahun 2023 sudah sampai di bulan Maret minggu ke-3. Aku sudah merasa banyak hal terjadi di triwulan pertama ini. Aku sangat bersyukur, apabila ditanya "bagaimana 2023 sejauh ini?" hal-hal yang bermunculan di kepala adalah hal baik, hal menyenangkan, hal yang indah.
Aku hampir menangis saat menulis ini, rasanya kasih Tuhan membanjiri kehidupanku, begitu banyak, begitu indah, dan selalu mengalir.
Aku bisa mengatakan fase dimana aku berada sekarang adalah puncak kebahagiaan sepanjang kehidupan 24 tahunku. Aku tidak tahu apa yang akan terjadi hari esok, tapi aku sangat bersyukur atas kehidupan yang Tuhan berikan kepadaku hari ini, dan aku terus meminta dampingan Tuhan untuk hari-hariku selanjutnya.
Aku terus mengingat pengalaman sulit, namun bukan kesedihan yang aku rasakan, melainkan rasa syukur karena Tuhan membuatku menghadapi beberapa hal tersebut untuk membuatku tumbuh dan menjadi kuat; dan mungkin cerita ini berguna untuk orang lain dengan kondisi serupa.
Aku menyadari semua hal yang sedang ada di hadapanku saat ini akan berganti pada waktunya, aku menyadari kehidupan ini merupakan tantangan yang luar biasa, dan menjadi manusia itu sendiri merupakan ujiannya.
Betapa indahnya kehidupan ketika tidak ada satu hal apapun yang dipaksakan, namun tetap diusahakan. Betapa menyenangkannya mengambil keputusan beserta resikonya kemudian berserah diri. Betapa tenangnya hati ini ketika kita menyadari bahwa Tuhan selalu dekat dan tidak akan pernah meninggalkan. Bahwa sedari awal tidak ada pintu yang membatasi antar manusia dengan Tuhannya namun tabir dalam hati kita yang perlu disibak agar dapat menerima anugerah-Nya.
Dunia betul-betul bukan segalanya.
Semua hal di dunia ini menjelaskan segala kebesaran Tuhan dari segala arahnya.
Izinkan aku,
izinkan aku,
izinkan aku terus dekat.
Komentar
Posting Komentar