Apakah?
Penerimaan terhadap perubahan selalu saja sulit dijalani. Aku bingung mengisi kekosongan dengan apa, meskipun banyak hal bisa dilakukan, banyak waktu bisa dihabiskan, namun aku harus berani sendirian. Apakah aku sudah bukan pilihan bagi orang lain? Ataukah hatiku saja yang merindukan kebersamaan ini?
Namun perubahan suatu keniscayaan. Jika aku tarik ke belakang, tahun 2015-2016 pernah ku katakan pada diri sendiri "tidak ada sulit yang sia-sia" namun semakin dewasa, proses itu berdurasi cukup lama, hingga sulit ku lihat baiknya. Apakah ini juga latihan untuk masa depan? Pengalaman apa yang menungguku di masa depan? Apakah hari ini adalah persiapan untuk itu?
Banyak yang ku renungi dan pikirkan,
terlalu banyak.
Komentar
Posting Komentar