Birthday Blues pt. 2
Sebentar lagi, salah satu teman dekatku akan berulang tahun.
Membicarakan ulang tahun, aku jadi teringat hari-hari menuju ulang tahunku ke-24 yang lalu. Bagaimana aku merasa birthday blues menyerangku. Hahaha, hari ini aku sudah bisa tertawa.
Tentang kecemasan menuju hari lahir, rasa itu betul-betul berhenti beberapa jam sebelum hari berganti menjadi "hari ulang tahun". Dan semuanya baik-baik saja.. kecemasan yang tidak jelas itu pun tidak bersisa. Hari bergulir seperti hari-hari lainnya, dengan beberapa orang memberi ucapan selamat.
Apa rasanya menginjak 24 tahun?
Rasanya biasa saja.
Jangan salah, "biasa saja" ini menurutku bukan sesuatu yang buruk atau sesuatu yang mengecewakan. Biasa saja adalah biasa saja. Stabil dan tenang.
Sekarang setelah beberapa bulan berlalu, bahkan aku sudah lupa kecemasan apa yang aku pikirkan, yang aku ingat hanya rasa cemasnya. Mungkin aku memang harus merasakan kecemasan ini agar lebih santai dalam menyambut hari ulang tahunku lainnya, semoga Tuhan memberiku usia yang panjang dan diberkahi (Amin!) agar aku bisa membuktikan rasa santai itu.
Aku menyadari momen berulang tahun bagiku menjadi sesuatu yang besar di masa-masa tumbuhku. Keluarga dan temanku menjadikan hari-hari itu luar biasa indah, thanks to them <3 dan kali ini aku harus berorientasi dengan perubahan, mengulang-ulang kembali kalimat "bahwa semua ada masanya".
Aku bersyukur sekali, aku sudah diberi kesempatan merasakan pesta kecil ulang tahun berkali-kali di masa aku tumbuh. Nyanyian ulang tahun yang pernah terdengar begitu membahagiakan di telingaku, yang begitu menghangatkan hatiku, yang dinyanyikan oleh orang-orang terdekat dan tersayangku!
Jadi, birthday blues ini adalah salah satu pengalaman lain yang mengunjungi kehidupanku.
Everything is just fine, let's embrace all feeling that we felt, and be honest to ourself!
Have a nice day :)
Komentar
Posting Komentar