Lagi, selamat datang tahun baru.

 Mengawali tahun 2025 dengan "happy birthday" ke dua puluh enam. Kali ini kekhawatiran menuju tambah usia sudah bukan permasalahan lagi. Hatiku lebih tenang dari tahun-tahun sebelumnya, pikiranku tidak berkelana terlalu jauh, namun duduk di tempat memfilter hal fakta dan angan-angan semata.

Setengah tahun sudah aku tidak menulis, hidupku sungguh dihujani berkah Tuhan, Puji Syukur ku ucapkan setiap waktu. Beberapa bulan ini, rasanya banyak hal mengejutkan, tapi anehnya aku tidak terlalu terkejut lagi. Aku menjalani semuanya dengan perubahan emosi yang sangat cepat. Kaki dan perasaan terus bergerak, tidak selambat dahulu dalam menghadapi alur cerita penuh kejutan ini. Aku pikir, apa yang terjadi ini bisa aku lewati seperti hal-hal lainnya yang sudah-sudah, jadi menjadi khawatir dan tidak adalah pilihan mindset

Ternyata, teman-teman akan terus akrab meski berjauhan dan tak punya quality time bersama. Benar bahwa pertemanan perlu dipelihara, namun caranya terus berubah seiring segala perbedaan yang terjadi dari waktu ke waktu. Rindu sekali rasanya ketika kebersamaan dapat dibuat dengan mudahnya, tapi tidak ada hal yang terus sama selamanya. Semakin lama aku semakin mengerti bahwa beginilah pertemanan dewasa. 

Ternyata, jujur dan tidak pura-pura baik sangat melegakan, meskipun terkesan kasar bagi pov orang lain. Menyimpan kejujuran untuk diri sendiri kadang sulit karena seperti tidak terungkapkan, tapi itu lebih baik daripada menambah daftar manusia yang tidak menyukaiku. Aku yakin dari sekian banyak orang yang pernah bersinggungan denganku, minimal 1/10-nya pernah tidak menyukaiku, mungkin lebih? Keyakinan disukai banyak orang kadang berbahaya karena menjadikan aku sombong padahal hanya manusia lemah seperti ini.

Ternyata cancel method terhadap orang-orang yang tidak menyenangkan hatiku terkesan childish bagi orang lain. Opini itu tidak salah, tapi cara itu paling membuat nyaman hatiku. I did that because I really love my self, I wanna protect me. Kebencian begitu mengotori hatiku, dengan memblok jalan untuk benci, aku bisa menidurkan energi negatif itu jauh dalam diriku, dan pada akhirnya aku bisa lupa.

Pada tahun 2025 ini, aku ingin terus merasa bersyukur, dengan rasa syukur yang lebih besar demi kebahagiaan dan ketenangan hati yang sangat berharga ini. Semoga banyak hal baik hadir dalam perjalanan hidupku. Meskipun masih banyak hal yang membuatku bingung, takut, dan khawatir, semoga Allah selalu membantu di setiap langkahku. Hidup ini sebentar dan fana, but I think I love this little life. Semoga Allah selalu menggenggam hatiku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apakah?

2023 sejauh ini

Bukan apa lagi